Monday, December 18adalahukum.com

Tag: advokat syariah

Dr. Sutrisno: Banyak Tanah Terlantar dibiarkan oleh Negara

Dr. Sutrisno: Banyak Tanah Terlantar dibiarkan oleh Negara

APSI News, Terbaru
ADALAHUKUM.COM, Semarang. Ketidakberhasilan program land reform di Indonesia selama ini dipicu beberapa persoalan. Salah satunya karena laju produktifitas pertanian yang kalah jauh dengan laju percepatan pertumbuhan ekonomi maupun industri. Tatanan ideal sebagai cita-cita land reform dengan redistribusi lahan khususnya pada sektor pertanian akhirnya tidak tercapai. Reformasi agraria menjadi suatu hal yang urgen bila meninjau jumlah buruh tani dan petani gurem yang terus bertambah sebagai akibat dari konflik agraria yang juga mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Di Indonesia, terdapat lebih dari 80 persen petani gurem atau petani yang berlahan kurang dari 1 hektar. Kebijakan hukum tanah lebih cenderung memihak keapda investor besar dalam pengelolaan lahan pertanian dan perkebunan. Ges
MA Adakan Pelatihan Mengadili Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum

MA Adakan Pelatihan Mengadili Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum

Terbaru
ADALAHUKUM.COM, Jakarta. pada awal tahun 2017, Mahkamah Agung (MA) telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan Dengan Hukum. Dalam rangka pemahaman dan implementasi Perma tersebut, MA akan menyelenggarakan Pelatihan bagi hakim. (baca: Memotret Kesibukan Hakim Agung “Membaca” Berkas Perkara) Sebagaimana dilansir badilag.mahkamahagung.go.id, dalam menyelenggarakan pelatihan MA telah bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ), Pokja Perempuan dan Anak Mahkamah Agung RI melakukan pembahasan tentang rancangan kurikulum pelatihan dan sosialisasi di Hotel Redtop, tanggal 19 sd September 2017. Acara ini juga dihadiri oleh Leisha Lister dan Cate Sumner dari Family Court of Australia (FCoA)
Advokat Irfan Fahmi, Berkah Tusuk Sate

Advokat Irfan Fahmi, Berkah Tusuk Sate

Tokoh
ADALAHUKUM.COM, Jakarta - Irfan Fahmi (IF), namanya mulai moncer saat menjadi Penasihat Hukum, MA seorang tukang tusuk sate yang menghina Joko Widodo saat menjelang Pilpres 2014 silam. Kasus tersebut membuat dirinya sibuk dilayar kaca meladeni wawancara dan talkshow televisi nasional, hingga dirinya diundang oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk melakukan mediasi atas kasus tersebut. IF, adalah Advokat, Konsultan Hukum dan Mediator, founder firma hukum IF & Rekan. IF, memiliki pengalaman menekuni dunia aktivis bantuan hukum dan advokat selama lebih dari 10 tahun. Sehingga terlatih dalam menangani advokasi dalam kasus-kasus kepentingan publik . Alumni Fakultas Syariah IAIN Syariaf Hidayatullah ini memulai karirnya pada tahun 2004 dengan menjadi Assisten Advokat Publik (huma
Hoaxer Mencatut Nama Sultan HB X Divonis 2,5 Tahun

Hoaxer Mencatut Nama Sultan HB X Divonis 2,5 Tahun

Terbaru
YOGYAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta menjatuhkan vonis pada kepada terdakwa Rosyid Nur Rohmad (24) selama dua setengah tahun, karena dinyatakan bersalah telah membuat berita bohong atau hoax dengan mencatut nama Sultan Hamengku Buwono X. Rosyid yang merupakan warga Kabupaten Ogan Komerin Ulu (OKU) Timur, Sumatra Selatan itu terbukti melanggar Pasal 45 A (2) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).  Tak hanya hukuman kurungan, terdakwa juga diganjar untuk membayar uang sebesar Rp50 juta subsider satu bulan kurungan. Jika tidak dibayarkan, artinya dia harus menambah hukuman kurungan selama satu bulan. Dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Tatik Hadiyanti, terdakwa dengan sengaja menyebarkan berita bohong,