Monday, December 18adalahukum.com

Selamat, Dr. Yasardin Lulus jadi Hakim Agung

ADALAHUKUM.COM, Jakarta- Komisi III DPR meloloskan lima calon hakim agung. Keputusan itu diambil setelah melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap kelima calon hakim agung sejak sore tadi.
Mereka yang lolos adalah Gazalba Saleh (Kamar pidana), Muhammad Yunus Wahab (Kamar Perdata), Yasardin (Kamar Agama), Yodi Martono Wahyudi (Kamar Tata Usaha Negara) dan Hidayat Manao (Kamar Militer).
“Lima-limanya kita ambil keputusan secara aklamasi dengan pertimbangan bahwa memang kamar-kamar hakim minim sekali,” kata Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017) malam.
Selain itu DPR mengkhawatirkan adanya penumpukan kasus-kasus di Mahkamah Agung. “Dilihat juga calon-calon cukup mumpuni,” ujarnya. Politikus Partai Golkar ini menambahkan, Komisi III DPR bisa memaklumi adanya kekurangan dari jawaban sejumlah calon hakim agung atas pertanyaan anggota DPR. “Kita pahami di MA dengan baik dan menghindari perbuatan tercela,” ucapnya.
Dia menambahkan, hasil uji kelayakan hari ini akan dilaporkan dalam rapat paripurna DPR pekan depan. Komisi III DPR pun berpesan kepada mereka yang terpilih agar tidak menodai MA dengan berbuat korupsi.

Dr. Yasardin satu-satunya dari kamar Agama

Salah satu yang dinyatakan layak menjadi Hakim Agung oleh Komisi III DPR RI adalah Dr. H. Yasardin, SH, MH untuk kamar peradilan agama. Jabatan terakhir Yasardin adalah Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten. Sebelum di PTA Banten, Yasardin ditempatkan di PTA Palembang dan kemudian Hakim Tinggi di PTA Jakarta.

Pria kelahiran 1959 ini adalah salah satu dari hakim yang pernah menjadi ketua PA Jakarta Selatan. Suami dari Drs.Hj. Ernida, S.H., M.H. ini cas cis cus berbahasa Inggris dan pernah menjadi askor di Mahkamah Agung, serta terakhir menjadi Pengajar di Pusdiklat Teknis Balitbangkumdil Mahkamah Agung. Yasardin juga tercatat sebagai pengajar dan asesor program Sharia Economic Lawyer DPP Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI). Selamat dan Sukses pak Yasardin.